Sejarah dan Latar Belakang
Pondok Pesantren Ujang Bustomi, yang lebih dikenal dengan nama Padepokan Anti Galau, didirikan oleh Ustaz Ujang Bustomi pada tahun 2013. Terletak di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pondok pesantren ini memiliki misi unik yaitu membantu masyarakat yang mengalami masalah spiritual dan kesehatan mental. Ustaz Ujang Bustomi, yang juga dikenal sebagai penumpas dukun santet, mendirikan padepokan ini sebagai tempat untuk mengamalkan ilmu hikmah yang telah dipelajarinya dari berbagai pesantren di Cirebon, Kediri, Brebes, dan daerah Jawa Tengah lainnya.
Fasilitas dan Lingkungan
Padepokan Anti Galau menawarkan berbagai fasilitas yang mendukung proses pembelajaran dan terapi bagi santri dan pasien. Lingkungan pondok pesantren ini sangat tenang dan religius, yang menjadi salah satu faktor penunjang bagi pasien yang menjalani rehabilitasi. Selain ruang belajar dan asrama, padepokan ini juga memiliki area khusus untuk terapi dan pengobatan spiritual. Setiap harinya, ratusan pasien datang untuk berobat atau terapi, mencari solusi atas masalah yang mereka hadapi.
Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran di Padepokan Anti Galau berbeda dengan pesantren pada umumnya. Fokus utama adalah pada ilmu hikmah dan tasawuf, dengan penekanan pada ajaran tirakat seperti puasa, zikir, dan amalan-amalan lainnya. Selain itu, santri juga diajarkan kajian kitab-kitab klasik yang menjadi dasar dari ilmu agama Islam. Proses pembelajaran di sini bersifat kondisional, menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi santri.
Aktivitas dan Kegiatan
Selain kegiatan belajar mengajar, Padepokan Anti Galau juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan dakwah. Ustaz Ujang Bustomi sering melakukan blusukan ke tempat-tempat yang dianggap ‘hitam’ atau praktik para dukun santet. Melalui kanal YouTube-nya, Kang Ujang, sapaan akrabnya, berbagi pengalaman dan ilmu yang dimilikinya kepada masyarakat luas. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan popularitas padepokan, tetapi juga menarik minat banyak orang untuk belajar dan berobat di sana.
Kehidupan Santri
Kehidupan santri di Padepokan Anti Galau diatur dengan ketat. Meskipun biaya pendidikan dan konsumsi ditanggung oleh padepokan, santri harus mematuhi aturan yang berlaku. Pelanggaran terhadap aturan dapat berakibat pada dikeluarkannya santri dari pondok pesantren. Saat ini, Padepokan Anti Galau memiliki sekitar 120 santri yang berasal dari berbagai daerah seperti Banten, Tangerang, Lampung, Palembang, dan Jawa Timur.
Pengaruh dan Dampak
Padepokan Anti Galau telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan para santrinya. Banyak santri yang setelah lulus dari pondok pesantren ini mampu berdakwah dan memberikan manfaat bagi orang lain. Selain itu, metode pengobatan dan terapi yang diterapkan di padepokan ini juga telah membantu banyak orang dalam mengatasi masalah spiritual dan kesehatan mental mereka.
Kesimpulan
Pondok Pesantren Ujang Bustomi atau Padepokan Anti Galau merupakan salah satu pesantren yang unik dengan pendekatan yang berbeda dalam mengajarkan ilmu agama dan membantu masyarakat. Dengan fasilitas yang memadai, metode pembelajaran yang fokus pada ilmu hikmah dan tasawuf, serta kegiatan dakwah yang aktif, pondok pesantren ini telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan para santrinya.
: Perjalanan Menuju Lokasi Padepokan Anti Galau Kang Ujang Bustomi
: Mengenal Padepokan Anti Galau Milik Ustaz Penumpas Dukun Santet – detikNews
: MENGENAL PADEPOKAN ANTI GALAU MILIK USTAZ PENUMPAS DUKUN SANTET – Jakarta Islamic Centre
: Yayasan Al-Busthomi Padepokan Anti Galau – VYMaps.com